PLN Diminta Segera Lakukan Pencatatan Meteran Listrik Secara Digital

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade menilai pencatatan meteran untuk tagihan listrik seharusnya sudah menggunakan sistem digital. Pasalnya, pencatatan secara manual yang dilakukan petugas PLN saat ini kuno dan tidak efektif.

Andre berpendapat pencatatan digital akan memberikan banyak manfaat dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi seperti pandemi covid-19 ini. Karenanya, Politisi Partai Gerindra itu memandang skema baru itu bisa menjadi pertimbangan dalam rangka memperbaiki kualitas kinerja PLN ke depan.

“Jadi kalau nanti ada wabah apapun juga, kita cukup dari kantor PLN nanti sudah tahu berapa tagihan listrik masyarakat sehingga tidak ada lagi perdebatan dan kecurigaan,” ucapnya.

Pernyataan Andre ini mengacu banyaknya keluhan dari masyarakat di media sosial Twitter terkait lonjakan tagihan listrik di tengah pandemi virus corona. Warganet mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak meski sudah melaporkan meteran listrik secara mandiri.

PLN sendiri telah memastikan tarif tenaga listrik tidak naik selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “PLN tidak menaikkan tarif, kenaikan tarif murni disebabkan karena kenaikan pemakaian, dan kenaikan pemakaian murni karena banyak kegiatan di rumah menggunakan listrik,” ujar Direktur Niaga dan Pelayanan PLN Bob Sahril. (*)

PLN

BERITA REKOMENDASI