Polisi Gulung Sindikat Pembobol ATM Bank

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi di Mindi, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Kali ini pelakunya tiga orang sindikat dari Lampung yang berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Sleman. 

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are Setia mengatakan ketiga pelaku yakni HS (39), JR (30) dan AS (43) di wilayah Demak Jawa Tengah. Ketiganya sebelumnya diketahui melakukan tindak kejahatan pembobolan ATM salah satu bank BUMN di Mindi Ngaglik. 

“Ketiga tersangka ini beraksi pada Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 10.59 WIB di ATM BRI yang ada di minimarket daerah Mindi, Sukoharjo, Ngaglik Sleman. Modusnya, mengganjal tempat kartu menggunakan tusuk gigi dan berpura-pura membantu korban,” ungkapnya Kamis (1/3/2018). 

Diakui Kasat, ketiga pelaku memiliki peran berbeda di mana eksekutor adalah HS yang sengaja memasang tusuk gigi dan berpura-pura membantu korbannya. 

"Setelah memasang tusuk gigi, pelaku pura-pura membeli di minimarket sembari menunggu korban. Setelah korban memasukkan kartu dan tak bisa maka pelaku ini pura-pura mengantre sambil mengintip nomor pin dan seolah-olah membantu mengatasi, di situlah pelaku memberi kartu lain yang sudah disiapkan,” sambung Kasat. 

Setelah mendapatkan kartu ATM dan nomor pin korban, para pelaku lantas pergi untuk menguras isi ATM korban. “Dari korban Karyuti (45) para pelaku menguras uang Rp 12 juta, Rp 2 juta diambil tunai dan Rp 10 juta ditransfer ke rekeningnya,” ungkapnya lagi. 

Meski mengaku melihat metode kejahatan dari Youtube, namun polisi tak begitu saja percaya karena  dari tiga pelaku yakni HS dan JR baru saja keluar penjara atas kasus yang sama di Situbondo. Kini para pelaku dipaksa mendekam di tahanan Mapolres Sleman dan akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (Fxh

BERITA REKOMENDASI