Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Impor Baja SNI Palsu

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Penyidik Polda Metro Jaya tengah melengkapi petunjuk Jaksa terkait berkas penyidikan kasus Impor besi baja siku berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu dengan kualitas rendah yang ditaksir merugikan negara Rp2,7 triliun. Berkas ini sebelumnya telah dikembalikan jaksa atau P-19 dengan sejumlah petunjuk, baik formil maupun material.

“Sudah dikirim pemberkasan dan dikembalikan oleh JPU ke penyidik. Sekarang sedang dilengkapi berkasnya,” kata Dir Krimum, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Namun, dia enggan menuturkan kekurangan materi pada berkas kasus. “Itu masuk materi penyelidikan, dalam rangka pemenuhan P-19 kami terus lengkapi,” tutur Tubagus Ade Hidayat seraya menambahkan, jika sudah lengkap, berkas akan dinyatakan P-21 dan tersangka kasus ini akan disidang.

Sejauh ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus impor besi baja siku berlabel-SNI palsu. Polisi juga telah menyita 4.600 ton baja impor dari gudang milik PT Gunung Inti Sempurna (GIS). Polda Metro Jaya sejak Juni 2020 mulai melakukan penyelidikan berdasarkan LP/ 659/ IV/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 17 Juni 2020, karena diduga ada pemalsuan SNI dalam kasus itu.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Polri untuk segera menangkap pelaku utama pemalsuan label SNI yang berpotensi merugikan negara senilai Rp2,7 triliun.

SNI

BERITA REKOMENDASI