Polisi Selidiki Pesantren di Bogor

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya baru mengetahui soal kabar bocah asal Indonesia bernama Hath Saiful Rasul yang disebut tewas akibat bergabung dengan militan ISIS di Suriah.

Setyo menuturkan, kini Densus 88 anti teror sedang melakukan penyelidikan terhadap pondok pesantren Ibnu Mas’ud, di Sukajaya, Bogor. Dimana itu merupakan tempat bocah berusia 11 tahun tersebut sekolah sebelum akhirnya memutuskan berangkat ke Suriah.

"Kita baru tahu bahwa itu dari salah satu pesantren di bogor. Densus lagi melakukan penyelidikan karena dari ponpes sendiri membantah, mengatakan tidak mendukung ISIS," ujarnya di gedung Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/09/2017).

Menurutnya, indikasi keterlibatan pesantren itu terlibat dengan ISIS lantaran pihaknya mendapat kabar kalau mereka juga pernah mengirim beberapa siswa dan pembinanya untuk berangkat ke Suriah. Tak hanya itu, pada perayaan HUT RI ke- 72 lalu guru di pesantren itu juga terlibat dalam pembakaran bendera merah putih.

"Ada beberapa siswa dan pembinanya kan yg berangkat. Nanti kita dalami. pesantren itu juga kan juga beberapa waktu lalu gurunya melakukan pembakaran umbul-umbul merah putih. Nanti didalami," tandas Setyo. (*)

BERITA REKOMENDASI