Polri Kaji Larangan Izin Keramaian

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepolisian Republik Indonesia masih akan mengkaji kebijakan penghentian izin keramaian di daerah sebagai langkah mencegah penyebaran COVID 19 di Indonesia.

“Sedang didiskusikan dan dianalisis,” kata kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigadir Jendral Polisi Argo Yuwono.

Kebijakan ini sebelumnya sudah diterapkan di Jakarta dengan Gubernur DKI Anies Baswedan telah membekukan izin keramaian sejumlah acara, termasuk konser. Selain menunda izin, DKI juga mengkaji setidaknya 30 izin acara yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Namun, kebijakan yang sama belum diterapkan di daerah, dengan beberapa acara keagamaan yang melibatkan ribuan orang masih berlangsung pekan ini.

Menurut Argo, penghentian keramaian merupakan wewenang pemerintah daerah untuk mengambil keputusan. “Silahkan tanya ke pemerintah daerah ya,” singkat dia.

Juru bicara pemerintah RI untuk kasus Corona Achmad Yurianto merilis jumlah pasien positif virus corona di Indonesia menjadi 69 kasus, dengan empat korban meninggal dunia dan lima dinyatakan sembuh.

WHO sendiri telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, atau wabah yang penyebarannya telah meluas ke berbagai negara. WHO pun memberikan lima poin tindakan-tindakan yang harus segera dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencegah virus terus menyebar. (*)

BERITA TERKAIT