Ponpes Aset Umat Kembangkan Potensi Usaha

Ma’ruf menyatakan, melalui program ini pesantren di daerah penghasil komoditi sawit seperti Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Riau diharapkan berperan menggerakkan ekonomi daerah. Terutama, dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi virus korona (covid-19).

“Agar program ini berhasil, perlu dikembangkan kolaborasi melibatkan tiga entitas, yakni pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan pesantren,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan proses bisnis dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, distribusi, dan pemasaran yang juga sangat dibutuhkan. Sivitas pesantren juga perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang pengembangan, pemasaran, pengelolaan keuangan dan pengorganisasi sumber daya manusia, sehingga para santri meningkat kemampuan wirausaha.

“Yang tidak kalah penting pedampingan secara berkelanjutan,” ucap Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Melalui program ini pesantren di daerah penghasil komoditi sawit seperti Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Riau diharapkan berperan menggerakkan ekonomi daerah. Terutama, dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi virus korona (covid-19).

“Agar program ini berhasil, perlu dikembangkan kolaborasi melibatkan tiga entitas, yakni pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan pesantren,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan proses bisnis dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, distribusi, dan pemasaran yang juga sangat dibutuhkan. Sivitas pesantren juga perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang pengembangan, pemasaran, pengelolaan keuangan dan pengorganisasi sumber daya manusia, sehingga para santri meningkat kemampuan wirausaha.

“Yang tidak kalah penting pedampingan secara berkelanjutan,” ucap Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.(ati)

BERITA REKOMENDASI