Pos Polisi Jadi Target Bom Tahun Baru

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Empat terduga teroris yang ditangkap dan ditembak mati di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta telah merencanakan aksi pada malam pergantian tahun. Mereka akan menyerang Pos Polisi Bunder, Purwakarta. Polisi mengapresiasi warga yang melaporkan tentang adanya aktivitas mencurigakan para terduga teroris.

”Empat orang terduga teroris yang dilumpuhkan Densus 88 itu merupakan orang baru yang tinggal di rumah terapung di Jatiluhur, Purwakarta sejak 20 Desember 2016. Awalnya, mereka mau menyewa rumah terapung. Karena kebaikan hati H Oman, sang pemilik rumah, mereka dapat tumpangan gratis. Setelah beberapa hari, aktivitas mereka mencurigakan dan dilaporkan ke aparat kepolisian,” ujar Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Rikwanto.

Ia mengungkapkan, semula, mereka menempati rumah kontrakan di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Namun, para terduga teroris itu merasa tak nyaman tinggal di sana. Soalnya, warga dan pemilik kontrakan kerap kali menanyakan aktivitas mereka.

Rumah kontrakan di Desa Tanimulya itu ditinggali oleh Rizal Dzurrohman Hendarsah alias Abu Arham (29), terduga teroris yang ditangkap dalam kondisi hidup. Tim gabungan telah menggeledah rumah kontrakan itu pada Minggu (25/12/2016) malam. (*)

BERITA REKOMENDASI