Prabowo Tak Keberatan Disamakan dengan Trump

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ferdinand Hutahaean tak keberatan jika masyarakat menyamakan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump karena kemiripan slogan kampanye.

"Prabowo disamakan dengan Trump sah-sah saja, silakan saja, tidak ada masalah bagi kita," katanya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut soal 'Make Indonesia Great Again' saat berpidato dalam acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede, Jakarta, Kamis (11/10/2018) beberapa hari lalu. Menurut Ferdinand, slogan 'Make Indonesia Great Again' itu merupakan kampanye negatif yang wajar.

Persamaan slogan itu dengan miliknya Donald Trump dalam kampanye Pilpres AS 2017 pun disebutnya sah-sah saja. "Ya persamaan itu biasa, itu tujuannya negatif campaign dan itu lumrah di dalam politik, karena kalau politik bicara yang positif saja pasti media enggak ada beritanya. Harus ada yg negatif asal jangan ada yang black campaign. Itu enggak boleh," tutur dia.

Politikus Partai Demokrat ini mengaku tak masalah apabila publik menyamakan Prabowo dengan Trump. Hanya saja, itu harus dilihat dalam konteks membuat Indonesia berjaya lagi. Baginya, Indonesia pernah menjadi negara yang dihormati dunia pada zaman Presiden kedua RI Soeharto dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (*)

BERITA REKOMENDASI