Presiden FIFA Pilih Nomor 21 Untuk Jersey Jokowi, Ini Alasannya

Editor: KRjogja/Gus

BANGKOK, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan hadiah istimewa berupa jersey bernomor punggung 21 dari Presiden FIFA, Gianni Infantino pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11). Hadiah ini diberikan Presiden FIFA sebagai ucapan selamat atas ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini dalam siaran pers tertulisnya, Minggu (3/11), nomor punggung 21 untuk Presiden Jokowi ini bermakna ucapan selamat atas keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Sedangkan untuk nomor punggung 9 diperuntukkan bagi para kepala pemerintahan, dan nomor punggung 10 untuk kepala negara.

“Khusus untuk Presiden Joko Widodo, diberikan nomor punggung 21 dengan makna keberhasilan Indonesia yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia di bawah usia 20 pada tahun 2021 mendatang,” jelas Erlin Suastini.

Sebelum menerima jersey bernomor punggung istimewa tersebut, Jokowi telah bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di sela-sela KTT untuk membahas secara khusus persiapan Piala Dunia U-20 mendatang. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengucapkan terima kasih atas kepercaya FIFA kepada Indonesia untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 pada tahun 2021.

“Kami akan bekerja keras menjamin Piala Dunia U-20 di Indonesia berlangsung sukses dan lancar. Kami telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan Asian Games dan juga Asian Para Games 2018. Untuk perhelatan sepakbola dunia itu, Indonesia tengah menyiapkan 10 stadion yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa dan Bali sebagai lokasi pertandingan,” ujar Presiden seperti dikutip dari akun instagram

@jokowi.

Sementara itu Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam kesempatan tersebut berjanji segera untuk berkunjung ke Indonesia untuk melihat secara langsung kesiapan tuan rumah. “Tentunya kami yakin Indonesia sebagai negara besar dengan 267 juga penduduk, dapat menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi didukung oleh 200 juta fans sepakbola ini penting bagi kami,” ujar Gianni seperti dilansir dari Bangkok Post.

Pada kesempatan tersebut, Gianni juga mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi atas sukses terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang menghasilkan ketua umum yang baru, yakni Mochamad Iriawan. “Selamat semoga ketua umum yang baru dapat membawa PSSI menjadi lebih baik dan berprestasi,” ucap Gianni.

Selain bertemu dengan Presiden Jokowi, dalam kesempatan tersebut Gianni juga menandatangani kesepakatan (MoU) dengan negara-negara ASEAN untuk mendukung upaya bersama mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Untuk peluang jadi tuan rumah Piala Dunia ini, ada lima negara ASEAN yang berperan utama, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Penandatanganan MoU dengan FIFA akan menjadi langkah besar untuk tawaran bersama ASEAN yang diusulkan dalam menjadi tuan rumah turnamen sepakbola terakbar di dunia itu. “Setelah beberapa dekade diskusi di antara semua negara ASEAN, pada akhirnya kami menemukan satu topik yang menyatukan semuanya. Itu adalah sepak bola. Ini (tuan rumah Piala Dunia, red) sesuatu yang layak diwujudkan,” tandas Gianni. (Hit)

BERITA REKOMENDASI