Produk HPTL Legal Bantu Atasi Masalah Rokok

“Kita harus dapat menyeimbangkan potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh produk HPTL, seperti membuat produk tersebut tidak menarik dan tidak dapat dijangkau oleh anak-anak di bawah umur 18 tahun. Lalu, di saat yang bersamaan kita juga harus membuat produk ini menarik dan dapat diakses oleh para perokok dewasa,” terang Peneliti Senior dari University College London, Sharon Cox, dalam video dokumenter tersebut.

Menanggapi video dokumenter tersebut, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), Ariyo Bimmo, mendukung pemanfaatan berbagai produk HPTL sebagai solusi alternatif untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh konsumsi rokok di Indonesia.

Oleh karena itu, Bimmo menjelaskan bahwa kehadiran produk HPTL, termasuk produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik, perlu mendapatkan pengawalan dalam bentuk regulasi khusus yang terpisah dari rokok. Regulasi tersebut diharapkan dapat dirumuskan berdasarkan hasil kajian ilmiah yang komprehensif, sehingga regulasi yang diterbitkan dapat berdasarkan fakta, bukan asumsi.

“Regulasi tersebut bertujuan agar perokok dewasa yang ingin beralih ke produk HPTL dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi yang akurat mengenai produk tersebut. Sehingga, mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI