Program 10 Rumah Aman Dorong Kemandirian Warga Jakarta Jalankan PSBB

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ditopang program 10 Rumah Aman, sikap kegotongroyongan dan kemandirian dari warga Jakarta semakin kuat mengakar. Meredam pandemi Covid-19, warga terus memastikan kesehatan dan keamanan lingkungan sekitarnya. Tekanan impactnya secara ekonomi juga diurai bersama-sama. Sikap ini jadi sinyal positif implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, 10-23 April 2020.

“Sikap kegotongroyongan dan kebersamaan warga sangat kuat. Kami semakin mandiri menghadapi isu pandemi Covid-19 dan penangannya melalui PSBB. Lingkungannya tetap dijaga dengan baik. Problem ekonomi warga yang muncul terus dicarikan solusi konkretnya secara bersama-sama,” ungkap Ketua RT.008/RW.04 Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Zainal Abidin, Rabu (15/4).

Pandemi Covid-19 telah ‘melumpuhkan’ perekonomian warga, khususnya RT.008/RW.04 Balekambang. Setiap minggu, jumlah warga yang memerlukan bantuan logistik sembako terus naik. Saat ini jumlahnya berada di angka 33 kepala keluarga. Padahal, wilayah tersebut didiami sekitar 60 kepala keluarga. Tiga pekan sebelumnya jumlah kepala keluarga yang membutuhkan uluran tangan hanya 9.

“Untuk membantu perekonomian warga, penggalangan bantuan secara gotong royong terus dilakukan. Sumbangan warga tetap mengalir. Tapi, masalahnya bantuan sembako dan uang ini sebenarnya hanya cukup untuk separo dari kebutuhan total. Kami harus memutar otak dan berusaha keras sembari terus mengingatkan agar penerima bantuan terus berhemat,” terang Zainal.

BERITA REKOMENDASI