PWNU Menduga Demo Mahasiswa Ditunggangi Asing

Editor: Ivan Aditya

SURABAYA, KRJOGJA.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Marzuki Mustamar menyebut aksi mahasiswa yang marak di sejumlah wilayah rawan ditunggangi oleh kepentingan asing. Pasalnya, ada yel-yel dan teriakan 'revolusi' yang dilontarkan oleh mahasiswa.

Diketahui, setidaknya dalam 2 hari terakhir mahasiswa di berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa menolak penetapan revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), revisi KUHP, RUU Pertanahan dan sejumlah RUU bermasalah lainnya.

"Awalnya mereka menolak RUU, tapi membabi buta, sampai akhirnya yel-yelnya 'revolusi, revolusi, revolusi'. Kan itu kelihatan banget ditunggangi," katanya.

Marzuki khawatir isu dalam aksi ini telah dimanfaatkan oleh pihak asing atau kelompok-kelompok tertentu. Untuk itu ia pun berpesan agar mahasiswa tak terlena dan sadar bahwa selain memerangi korupsi dan penegakan keadilan hukum, isu melawan radikalisme tak kalah penting.

Ia bahkan curiga asing berhasil menyusup ke ideologi mahasiswa dan nantinya akan mengancam stabilitas serta kedaulatan negara. "Penegakan hukum harus, memerangi korupsi harus. Tapi awas, kadang-kadang istilah kayak begitu, karena begitu populer di tengah masyarakat, masyarakat pada mengelu-elukan perang korupsi, macam-macam kadang-kadang ditumpangi oleh kepentingan asing, ditumpangi dengan ideologi tertentu," klaimnya. (*)

BERITA REKOMENDASI