Radiasi Ultraviolet Mampu Bunuh Virus Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Staf bagian Observasi, Data dan Analisis Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) BMKG Kototabang, Albert Nahas menyatakan indeks radiasi ultraviolet (UV) memiliki keterkaitan dengan virus corona Covid-19. Dia menyebut, radiasi UV secara langsung atau tidak mengurangi transmisi Covid-19.

“Jadi setelah kita menelaah keterkaitan indeks ultraviolet dengan Covid-19 di Indonesia, benang merah yang bisa kita tarik adalah bahwa radiasi ultraviolet baik secara langsung atau tidak langsung mengurangi risiko transmisi Covid-19,” ujar Albert.

Namun, Albert menyampaikan kesimpulan itu harus dikaji lebih mendalam. Sebab, dia menyampaikan data penelitian masih Meta-analysis dan Covid-19 merupakan hal yang baru dalam dunia penelitian.

Albert menyampaikan keterkaitan indeks UV dengan Covid-19 berapa pada sisi pencegahan. Dia menyampaikan radiasi UV bisa mereduksi transmisi karena didasari dari kemiripan Covid-19 dengan SARS atau influenza yang dipengaruhi oleh temperatur udara dan pola musiman. “Sehingga pelemahan virus corona pada kondisi yang lebih hangat menyebabkan penurunan jumlah kasus,” ujarnya.

Keterkaitan kedua, dia berkata terkait dengan produksi vitamin D. Dia menyebut vitamin D hasil radiasi UV berperan penting untuk daya tahan dan memperkuat imunitas tubuh sehingga bisa mengurangi risiko kematian akibat Covid-19.

“Radiasi ultraviolet dari matahari berperan dalam sintesis dari provitamin D menjadi vitamin D di dalam tubuh manusia secara alami,” ujar Albert. (*)

BERITA REKOMENDASI