Rapat Bidang Pariwisata, Menhub dan Menpar Hadir di Kantor PDIP

JAKARTA, KRJOGJA.com – DPP PDI Perjuangan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pariwisata tingkat nasional. Rapat yang dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, itu bertemakan" Merekatkan Kebhinekaan Melalui Pariwisata dan Kuliner".

Ketua DPP PDI Perjuaangan Bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani mengatakan acara ini merupakan bagian dari rekomendasi Rakernas II PDIP yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2017 lalu.

ema acara yang diambil menurut anggota Komisi X DPR RI itu dimaksudkan untuk menggambarkan banyak suku bangsa dan keanekaragaman budaya Indonesia mengharuskan pariwisata menjadi penting untuk merekatkan persatuan dan meningkatkan ekonmi masyarakat Indonesia.

“Tema ini sesuai dengan kondisi negara Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya 1.340 suku bangsa dengan beraneka ragam budaya yang mengikutinya. Keanekaragaman inilah yang menjadi nilai beda dalam pembangunan kepariwisataan di Indonesia,” kata Wiryanti di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017).

Pada acara ini, kata Wiryanti, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan akan menyampaikan rencana dan program pemerintah untuk menghubungkan seluruh wilayah nusantara, terutama terkait aksesibilitas dan konektivitas dari dan ke berbagai destinasi wisata di seluruh tanah air.

Sedangkan Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata, akan menyampaikan program-program pembangunan pariwisata, baik dari sisi destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata, dan kelembagaan pariwisata sehingga tercipta sinergitas antara program pariwisata di daerah dan program pariwisata nasional.

“Selain itu yang tidak kalah penting, nanti Bapak Triawan Munaf selaku Kepala Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, diharapkan mampu memberikan gambaran aktifitas ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan di destinasi wisata sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi terutama bagi masyarakat lokal di sekita kawasan-kawasan wisata di seluruh tanah air,” tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI