Rawan Kemacetan Saat Mudik, Titik Rawan Terjadi di Daerah Ini

JAKARTA, KRJOGJA.com – Mudik ke kampung halaman selalu menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia tiap Lebaran tiba. Maka tak heran kemacetan selalu mewarnai arus mudik Lebaran tiap tahunnya.

Pemerintah memberikan solusi dengan membangun Tol Trans Jawa untuk memecah kemacetan yang diakibatkan membeludaknya volume kendaraan. Kendati begitu, kemacetan masih akan terjadi di beberapa titik jalur mudik.

Kepala Bagian Operasional Korps Lalu Lintas Polri Kombes Benjamin dalam keterangannya mengatakan, kemacetan diprediksi akan terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Apalagi terdapat proyek pembangunan infrastruktur di jalur tersebut, sehingga menimbulkan penyempitan jalan.

"Walaupun nanti pada waktu operasi atau jelang arus mudik itu dihentikan pengerjaannya, tapi diprediksi masih ada kemacetan di KM 10, 19, 30, 33, sampai 47," ujar Benyamin kepada media, Kamis (31/5/2018).

Kemacetan juga diprediksi terjadi di pintu Tol Cikarang Utama dan pintu Tol Palimanan. Menurut Benyamin, kemacetan di gate Tol Palimanan terjadi lantaran gerbang itu juga dijadikan pintu keluar kendaraan dari arah Jakarta.

"Tergantung operasional gate-nya nanti, ada berapa gerbang yang akan dibuka. Tapi itu pun mempertimbangkan kondisi yang di timur. Yang di Jawa Tengah siap nampung atau nggak, karena jangan sampai dilepas nanti di Jateng macet," dia menjelaskan.

Kemacetan juga diperkirakan terjadi di Gate Kertasari yang ada di Tol Pejagan-Pemalang. Gate Kertasari merupakan gardu pembayaran terakhir setelah Brebes Timur atau Brexit.

"Kemudian di Manyaran (Krapyak), Semarang. Ini bisa terjadi kemacetan karena nanti arus yang dari arah (tol) fungsional kan deras. Itu titik rawan macetnya," ucap Benyamin.

Kemacetan juga diprediksi terjadi di beberapa titik jalan arteri atau di luar ruas tol. Seperti di kawasan Pasar Tonjong dan Pasar Karangsawah, Brebes, Jawa Tengah. Apalagi di sekitar Pasar Karangsawah tengah dibangun underpass.

"Kalau di Jawa Barat yang jalur selatan, titik rawan macet mudik ada di Simpang Gentong," katanya.

Puncak arus mudik sendiri diprediksi akan terjadi pada Sabtu 9 Juni 2018. Sementara puncak arus balik akan terjadi pada Rabu 20 Juni 2018.

Titik kemacetan saat arus balik diperkirakan akan terjadi di KM 130 dan 102 Tol Cipali. Kemacetan diprediksi terjadi akibat penumpukan kendaraan yang hendak masuk ke rest area di kilometer tersebut.

"Kemudian (kemacetan juga terjadi) mulai dari KM 66 sampai dengan KM 40 Tol Cikampek. Ini karena pertemuan arus dari Bandung," Benyamin menerangkan.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Royke Lumowa optimistis, Tol Pemalang sudah dapat dioperasikan saat arus mudik Lebaran 2018. Tol tersebut juga diyakini dapat mengurangi kemacetan di Brexit yang sempat menjadi horor pada 2016 lalu.

Namun kemacetan di Brexit justru diperkirakan akan bergeser ke timur, yakni di Gandulan Exit, Pemalang. Penumpukan kendaraan diperkirakan terjadi terutama di pintu tol keluar menuju Semarang.

Polisi memiliki sejumlah rencana untuk mengurai kemacetan di titik tersebut. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan kendaraan ke jalan arteri di gate sebelumnya, seperti exit Brebes Timur atau Kaligangsa.(*)

 

BERITA REKOMENDASI