Realisasi Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Baru Mencapai Rp 241,06 T

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Realisasi serapan anggaran penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp241,06 triliun per 14 September. Angka itu setara 34,67 persen dari pagu anggaran Rp695,2 triliun.

Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan penyaluran dana PEN untuk membantu perekonomian pada kuartal III 2020.

“Berdasarkan masukan dari beberapa ahli ekonomi kami akan coba terus tingkatkan angka penyaluran ini sampai akhir September, di mana akhir September ini, akhir dari kuartal III, untuk menjaga atau mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebisa mungkin sesuai arahan presiden agar bisa di kisaran yang sama dengan angka di kuartal III tahun lalu,” ucapnya.

Detailnya, realisasi paling besar yakni pada pos perlindungan sosial sebesar Rp120,36 triliun. Jumlah itu setara 59,03 persen dari pagu anggaran Rp203,90 triliun. Selanjutnya, bantuan kepada sektor UMKM sebesar Rp58,67 triliun. Angka itu setara 47,52 persen dari total pagu anggaran Rp123,47 triliun.

Kemudian, sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp25,95 triliun. Angka itu setara 24,46 persen dari pagu Rp106,06 triliun. Lalu, sektor kesehatan senilai Rp16,31 triliun, setara 18,36 persen dari pagu anggaran Rp87,55 triliun. Pemerintah juga telah menyalurkan insentif usaha sebesar Rp19,77 triliun. Angka itu setara 16,39 persen dari pagu anggaran Rp120,61 triliun.

Namun, Budi menuturkan pemerintah belum merealisasikan pembiayaan korporasi, dari pagu anggaran Rp53,60 triliun. “Memang yang masih tunggu adalah pembiayaan koperasi. Ini ada beberapa PMN yang mudah-mudahan akhir September ini bisa cair, gelondongannya cukup besar sehingga nanti ada kenaikan signifikan akhir bulan ini,” imbuhnya. (*)

BERITA REKOMENDASI