Rhoma Tuding Wiranto Intervensi Gugatan Idaman

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan menolak gugatan Partai Islam Damai Aman (Idaman) terhadap KPU. Ketua Umum Idaman Rhoma Irama menuding Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto melakukan intervensi terhadap gugatan partainya kepada KPU.

Gugatan Idaman ditolak dengan alasan materi gugatan dan berkas bukti-bukti yang diajukan tetap tidak memenuhi syarat supaya KPU meloloskan partai itu sebagai peserta pemilu 2019. "Ini bukti (sambil menunjuk kertas dengan judul berita Pemerintah Koordinasi dengan PTUN soal gugatan Partai Idaman dkk) bahwa intervensi dari bapak Wiranto selaku Menkopolhukam dalam pemilu terhadap Partai Idaman. Jelas dikatakan Partai Idaman dan kawan-kawan. ini bukan mustahil ada intervensi," katanya.

Wiranto pernah mengundang Ketua Kamar Peradilan TUN dalam rapat koordinasi Pemilu di kantornya pada 27 Maret 2018 lalu. Saat itu, Wiranto meminta kepada PTUN untuk segera menyelesaikan sengketa partai politik yang gagal menjadi peserta pemilu.

"Jangan sampai nanti, tanpa ada sinkronisasi dan koordinasi masalah waktu, bisa-bisa kelabakan nanti menyiapkan administrasi baru," kata Wiranto

Wiranto juga menyampaikan perlu ada pemahaman yang sama terhadap putusan PTUN dengan Kementerian Hukum dan HAM. (*)

BERITA REKOMENDASI