RI-Jepang Perkuat Kerjasama IPTEK

“Kita perlu meneruskan kerja sama pengembangan riset vaksin ini, meskipun bukan yang pertama, namun kita masih punya waktu untuk terus mengidentifikasi dan menyelesaikan varian baru yang belum dapat teratasi hingga saat ini,” tambahnya.

Selain itu, Menteri Bambang juga membahas program kerjasama yang telah berjalan seperti Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) serta kerja sama pengembangan fasilitas laboratorium Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Science Techno Park di beberapa universitas yang didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Asian Development Bank (ADB).

Di akhir pertemuan, Menteri Bambang dan YM Kanasugi saling menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Jepang dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Keduanya berharap hubungan yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Jepang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Pertemuan tersebut juga turut dihadiri delegasi Kemenristek/BRIN yaitu Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Mego Pinandito, Plt. Deputi Menteri Penguatan Riset dan Pengembangan Ismunandar, Plt. Deputi Menteri Penguatan Inovasi Erry Ricardo, Kepala Biro Kerja Sama Komunikasi Publik Nada Darmiyanti S. Sementara itu, dari Kedutaan Besar Jepang juga turut hadir Diplomat bidang Hubungan Ekonomi Shimizu Kazuhiko dan Diplomat bidang Hubungan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Miyazawa Takeshi. (Ati)

BERITA REKOMENDASI