RI-Swedia Bangun Kemitraan Lembaga Pendidikan dan Industri

STOCKHOLM, KRJOGJA.com – Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Swedia di Jakarta, dan didukung oleh KBRI Stockholm, telah menyelenggarakan Diskusi Virtual bertema track 1.5 RI-Swedia: “Kemitraan dalam Membangun Link-and-Match antara Pendidikan dan Industri”.

Diskusi ini utamanya membahas best practices mengenai kemitraan antara pemerintah-akademisi-swasta dalam mendukung penciptaan sumber daya manusia unggul dan terciptanya link-and-match antara industri dan universitas.

Diskusi dibuka dengan Keynote Speech oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu, Ngurah Swajaya. “Diskusi ini sangat timely dimana aspek pengembangan SDM merupakan salah satu fokus utama Pemerintah RI. Diharapkan agar diskusi ini dapat lebih mengelaborasi konsep triple helix dimana fokus kerja sama antara pemerintah, industri, dan universitas dapat mendorong terwujudnya link-and-match antara pendidikan dan industri.” ujar Ngurah.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg dan Keynote Speech Menteri Perindustrian RI yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Industri, Eko S.A. Cahyanto. “Industri harus didukung oleh SDM yang mumpuni, untuk itu Kemenperin telah membuat program pengembangan SDM industri yang antara lain memusatkan kepada sertifikasi, pelatihan, dan link-and-match antara pendidikan dan industri.” ujar Eko.

BERITA REKOMENDASI