Rupiah Menguat Tipis, Rp14.110 per Dolar Amerika

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Nilai tukar rupiah menguat ke Rp14.110 per dolar AS atau sebesar 0,04 persen pada perdagangan pasar spot, Rabu (04/12/2019) pagi. Sebelumnya, posisi rupiah berada di Rp14.115 per dolar AS pada penutupan pasar Selasa (03/12/2019).

Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Won Korea terpantau melemah 0,36 persen, ringgit Malaysia 0,10 persen, lira Turki 0,05 persen, dan baht Thailand 0,03 persen. Penguatan terjadi pada yen Jepang, dolar Taiwan, dan dolar Singapura yang sama-sama menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar menguat terhadap dolar AS. Dolar Kanada menguat 0,03 persen, dan euro menguat tipis 0,01 persen. Sementara Poundsterling Inggris bergerak stagnan, dan hanya dolar Australia yang melemah dengan nilai 0,08 persen terhadap dolar AS.

Meski menguat, kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai rupiah akan kembali melemah akibat sentimen perang dagang antara AS dan China. Pasalnya,  masih ada kekhawatiran pasar soal penyelesaian perang dagang antara AS-China, dan munculnya masalah perdagangan baru AS dengan negara lainnya.

Kekhawatiran terjadi setelah Selasa (03/12/2019) malam kemarin, Presiden AS Donald Trump juga memberikan pernyataan bahwa kesepakatan dagang pihaknya dengan China mungkin harus menunggu pemilu AS. (*)

BERITA REKOMENDASI