Saatnya Bangkitkan Indonesia Lewat Bumdes

MADIUN (KRjogja.com) – Indonesia dijadikan model oleh dunia dalam mengembangkan pemerintahan desa. Kalau dana desa ini berhasil, maka semua negara di dunia akan mengadopsi penerapan dana desa yang dilaksanakan di Indonesia saat ini.

Demikian disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat berbincang dengan semua kepala desa se-Kabupaten Madiun pada Senin (26/9/2016) di pendopo Kabupaten Madiun.

Dana Desa yang sudah tersalur rata-rata 600-800 juta. Artinya dana desa ditambah dengan dana yang lain dari kabupaten dan propinsi, maka sebenarnya desa itu bisa menerima lebih dari 1 miliar.

Betapapun besar dana yang di gelontorkan ke desa, maka itu tak cukup, jika tak dibarengi dengan pembuatan suatu usaha desa seperti Bumdesa. Maka, mulai sekarang terutama semua desa perlu dan penting untuk membentuk Bumdesa.

"Bisa jadi nanti akan muncul swalayan desa, pertokoan desa dan lain -lain yang membangkitkan pemberdayaan ekonomi desa," terang Eko Sandjojo.

Indonesia sekarang ini, lanjut Eko Sandjojo, memiliki bonus angkatan kerja yang besar. Ini perlu dimanfaatkan untuk penyerapan tenaga kerja, salah satunya dengan memanfaatkan dana desa. Indonesia harus lebih bisa ketimbang Brasil. Maka, seperti pesan presiden, semua desa harus fokus.

Desa-desa maju cirinya dua, pertahanan keamanan. Tanpa pertahanan dan keamanan, indonesia tidak bisa dibangun. Banyak potensi ketidakamanan dari luar, karena banyak juga yang ingin Indonesia tidak maju.

"Maka kita perlu membuat terobosan dengan membuat suatu usaha yang berimpac besar, bukan butik. Kalau hanya program yang kecil-kecil, tangan negara tidak menjangkau," ucap menteri keturunan Ponorogo ini. (*)

 

BERITA REKOMENDASI