Sampai Akhir 2018, Hanya 16 Juta Turis ke Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pariwisata (Menpar)  Arief Yahya mengatakan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 17 juta wisman tidak tercapai. Diperkirakan jumlah wisman tahun ini hanya sekitar 16 juta wisman.
 
"Target 17 juta wisman tahun ini meleset, kemungkinan terbesar hanya tercapai 16 juta wisman,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya pada acara jumpa pers akhir tahun 2018, di Jakarta, Kamis (20/12).
 
Sebenarnya, tambah Arief , awalnya  sempat optimistis target tahun ini tercapai karena pada Juni dan Juli 2018 kunjungan wisman sudah sampai 1,5 juta per bulan , kalau dikalikan 12 bulan menjadi 18 juta. Namun munculnya musibah gempa bumi di Lombok pada 29 Juli 2018  disusul gempa 7 SR pada 5 Agustus 2018 terjadi cancelation besar-besaran lebih dari 70 persen.
 
Karena itu,  jumlah wisman periode Januari hingga Oktober 2018 secara komulatif sebesar13.240.827 atau tumbuh 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 11, 83 juta wisman.
 
Dikatakan, meski target wisman tak tercapai, namun  untuk target devisa diproyeksikan mencapai  17,6 miliar dokar AS dengan perhitungan capaian 16 juta wisman dikalikan rata-rata pengeluaran per kunjungan (Avarage Spending per Arrival/ASPA)  1.100 dolar AS per wisman.
 
Dipaparkan, proyeksi perolehan devisa sebesar  17,6 miliar dolar AS pada tahun ini akan menempatkan sektor pariwisata berada di posisi teratas sebagai penghasil devisa atau akan sejajar bahkan mengalahkan CPO (Crude Palm Oil) yang saat ini berada di posisi teratas dengan nilai ekspornya tahun ini mencapai  17 miliar dolar AS.
Sedangkan  capaian pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di ditargetkan sebanyak 270 juta pergerakan.  Sedangkan target 2019 mendatang sebesar 275 juta wisnus kemungkinan sudah tercapai pada akhir tahun ini
 
“Untuk pergerakan wisnus tidak ada masalah karena terus tumbuh bahkan untuk target tahun ini sebanyak 270 juta sudah tercapai pada tahun lalu (2017) sebanyak 270,88 juta sedangkan target 2019 mendatang sebesar 275 juta wisnus kemungkinan sudah tercapai pada akhir tahun ini,” kata Arief Yahya. 
( Lmg)
 

 

 

BERITA REKOMENDASI