Satgas Covid 19  Tak Bisa Pastikan Jumlah Kasus Usai Libur panjang

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah menegaskan tidak bisa memastikan kasus baru Covid-19 usai cuti dan libur panjang pasti naik atau melonjak.

“Kuncinya ada di kepatuhan pada protokol kesehatan karena i Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk tetap waspada,” katanya saat mengisi konferensi virtual BNPB bertema Covid-19 dalam Angka: Protokol Kesehatan di Tempat Wisata.

Menurut Nur Aisyah infeksi virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) pada libur panjang 28 Oktober-1 November 2020 bisa diketahui dalam kurun waktu setelah 10-14 hari. Namun, tren kasus baru Covid-19 akhir-akhir ini memang cenderung menurun.

Dia juga meminta masyarakat jangan mengambil kesimpulan kasus Covid-19 di Tanah Air berkurang karena jalan-jalan membuat orang menjadi imun dan kasusnya akan turun.  “Kemungkinan besar kasus Covid-19 pekan lalu menggambarkan kasus di pekan sebelumnya. Jadi, kita harus menunggu liburan ini aman atau tidak dan hasilnya bisa dilihat sepekan atau dua pekan lagi,” katanya.

Ia menyontohkan saat hari libur selama Agustus 2020 lalu, yaitu hari kemerdekaan, dan disusul libur panjang 20-23 Agustus. Karena itu, tren kenaikan kasus baru bisa dilihat pada pekan pertama September dan terus naik sampai pekan ketiga dan akhirnya baru terlihat sedikit turun.

“Artinya, ada jeda waktu 10-14 hari untuk melihat kenaikan kasus. Jadi masih harus dipantau. Nanti 10-14 hari setelah ini baru diketahui hasilnya,” ujarnya. (Ati/Tom)

BERITA REKOMENDASI