Satlak Prima Resmi Dibubarkan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) akhirnya resmi dibubarkan. Hal ini setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) baru No.95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional yang kemarin ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Perpres baru itu merupakan pengganti Perpres Nomor 15 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Emas (PRIMA). "Sudah saya tanda tangani. Pembinaan ada di induk cabang olahraga. Ini untuk memperpendek jalur birokrasi yang ada. Nantinya, cabang olah raga yang akan menggerakan baik dari sisi kompetisi, training, gizi, dan tundangan ada di sana," kata Jokowi di Jakarta.

Guna menindaklanjuti terbitnya Perpres peningkatan prestasi, maka kemarin Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) pun langsung menggelar rapat teknis dengan beberapa pihak terkait. Di antaranya seperti Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI), Dewan Satlak Prima beserta jajaran pengurus Satlak Prima, dan perwakilan Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Kantor Kemenpora, Jakarta.

Mereka membahas teknis pembagian tugas untuk peningkatan prestasi olah raga dan membahas transisi pengalihan tugas dari Satlak Prima ke KONI. Tugas KONI, ujar Sekretaris Menteri (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto yang memimpin rapat tersebut, adalah membantu menteri dalam melakukan pengawasan dan pendampingan terkait peningkatan prestasi olahraga. Bukan hanya KONI tapi juga National Paralimpic Committee (NPC) untuk atlet paralimpik. (*)

BERITA REKOMENDASI