SDM di Kemensos Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0.

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita kembali mengulang pesan Presiden Joko Widodo bahwa selain infrastruktur, pemerintah juga akan memprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia pada 2019.  

“Ini artinya, anggaran APBN 2019 akan digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia. Kita menyadari bahwa dengan pendidikan dan pelatihan, akan melahirkan SDM yang tangguh dan berkualitas, atau yang biasa disebut dengan investasi ekonomi dan sosial,” kata Mensos, saat membuka acara Temu Karya Penyuluh Sosial, di Jakarta, Kamis (6/9 2018) malam(06/09/2018).

Komitmen Presiden ini sejalan dengan tugas dan tanggung jawab yang sangat besar dan sangat inti yang diamanatkan kepada Kementerian Sosial, yaitu menurunkan angka kemiskinan serta menyelesaikan masalah-masalah sosial. Yakni mulai dari rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan dan jaminan sosial, dan penanganan fakir miskin.

“Saya menyambut baik kegiatan ini. Karena selain sejalan dengan arahan Presiden untuk pembangunan kualitas SDM, kegiatan ini juga bagian dari komitmen Kementerian Sosial agar seluruh jajaran siap menghadapi tantangan,” kata Mensos. 

Tantangan yang dimaksud Mensos adalah tantangan era revolusi industri 4.0, literasi digital, serta wirausaha muda kreatif dan inovatif. “Dengan kegiatan ini saya yakin akan terbentuk sumber daya manusia yang siap untuk berkarya dan bekerja menghadapi tantangan tersebut,” Mensos menambahkan.

Tentu saja dalam usaha percepatan tugas dan fungsi Kementerian Sosial bukan hanya menjadi tugas Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial (Badiklit Pensos). “Namun juga membutuhkan sinergitas, koordinasi dan kerja sama seluruh satuan kerja sehingga semua kinerja dapat diukur output dan outcome -nya,” kata Mensos.  

Mensos berharap dalam kegiatan ini, terjalin komitmen bersama secara fundamental berupa rumusan strategi dan sinergitas kegiatan penyulkhansosial baik terkait dengan penguatan baik SDM, kelembagaan penyelenggara kesejahteraan sosial, analisis kebutuhan dan pengembangan penyuluhan sosial, serta pengembangan model penyuluhan sosial dalam kesejahteraan sosial.

Tak lupa Mensos juga mengapresiasi capaian Pusat Penyuluhan Sosial (Puspensos) dalam mendapat setifikat ISO 9001 pada 2018. Mensos berpesan agar Puspensos terus menjaga dan meningkatkan kualitas mutu majamemen menjadi lebih baik. (Ati)

BERITA REKOMENDASI