Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Atas 7 Km

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebut abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau (GAK) masih terpantau pada ketinggian di atas 7 kilometer.

"BMKG hingga kini terus memantau kondisi cuaca di sekitar wilayah Selat Sunda, di mana terpantau ada hujan ringan yang terjadi di pagi hari ini dan juga sebaran debu vulkanik juga masih terpantau untuk ketinggian di atas 7 kilometer," ujar Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca Agie Wandala Putra.

Selain itu, karena diperkirakan jelang siang kondisi angin bertiup ke arah utara hingga timur laut Gunung Anak Krakatau, pihaknya memperkirakan potensi dampak sebaran abu vulkanik menuju kawasan Banten dan Cilegon.

Untuk dampak pada penerbangan, BMKG selalu berkoordinasi dengan lembaga penerbangan terkait sebaran abu vulkanik yang diprediksi dapat mencapai 12 km.

Saat ini sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menuju wilayah barat dan barat daya atau ke Samudera Hindia. BMKG pun juga sudah merilis pernyataan resmi kepada lembaga penerbangan untuk menghindari area-area di sekitar wilayah barat dan barat daya Gunung Anak Krakatau.

"BMKG sudah mengeluarkan informasi resmi kepada seluruh penerbangan di seluruh dunia, sehingga mereka bisa menghindari area-area yang cukup berbahaya untuk penerbangan," kata Agie.

Lebih lanjut, Agie menyerukan masyarakat tidak perlu khawatir bepergian menggunakan jasa transportasi udara. (*)

BERITA REKOMENDASI