Sebarkan NIK dan Nomor KK Bakal Dipenjara

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh memastikan bahwa data kependudukan tiap orang aman, meski telah melakukan registrasi kartu prabayar dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (No. KK) ke masing-masing operator seluler.

"Bagi penduduk yang sudah melakukan registrasi kartu prabayar tidak perlu mengganti Kartu Keluarga. Data Anda aman," tutur Zudan.

Zudan mengatakan hal tersebut untuk menanggapi informasi yang beredar bahwa banyak data NIK dan No. KK yang disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Zudan menegaskan tidak ada data yang bocor dari Ditdukcapil Kemendagri. Dia justru mengatakan ada oknum yang teridentifikasi menyebarluaskan NIK dan No. KK ke media sosial.

Akibatnya, NIK dan No. KK tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan registrasi ke operator seluler. "Di samping itu, secara sadar atau tidak banyak KK yang diupload di medsos oleh pemiliknya sendiri," katanya.

Zudan lanjut mengatakan bahwa data kependudukan setiap warga negara Indonesia yang didaftarkan melalui operator seluler betujuan untuk kepentingan bersama. Dia menyebut hal itu jelas dinyatakan dalam Pasal 58 ayat (4) Undang-undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. (*)

BERITA REKOMENDASI