Sebelum Dipulangkan dari RS Wisma Atlet, 95 WNI dari Filipina Masih ‘Menunggu’

Dari seluruh peserta repatriasi tersebut, mereka pun datang dari beragam daerah di Filipina. Misal para mahasiswa pilot dari wilayah Marinduque, sedangkan jemaah tabligh ada yang datang dari Palawan, Zamboanga, Basilan dan sisanya dari Manila.

Menurut Rudy, salah satu jemaah tabligh akbar yang ikut serta dalam proses repatriasi tersebut, proses ini dapat berjalan dengan lancar dengan bantuan KBRI Manila.

“Yang jelas alhamdulillah sebab kerjasama yang baik antara para WNI dan pihak KBRI Manila, terutama Bapak Sinyo Sarundajang selaku dubes Indonesia di Manila, seluruh proses repatriasi ini bisa berjalan dengan baik tanpa ada kendala,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pihak KBRI membantu proses ini dari mulai sejak pendataan, proses perpanjangan visa, pembuatan sertifikat kesehatan dari barangay (setingkat kecamatan di Indonesia), pencarteran pesawat, sampai kepada proses kepulangan sampai Tanah Air.(*)

BERITA REKOMENDASI