Secara Umum, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Empat Tantangan

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo menyatakan, dirinya beserta jajaran direksi siap melaksanakan amanah Presiden dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dengan tata kelola yang baik, dan tetap mengedepankan inovasi.

“Secara umum dan berdasarkan ISSA, ada empat tantangan yang siap kami hadapi ke depan. Pertama perlindungan bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia, kemudian perlindungan pada pasar tenaga kerja di era industry 4.0, peningkatan manfaat, kemudahan dan kecepatan layanan kami dan selanjutnya peningkatan IT Agility,” kata Anggoro di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Sebelumnya Anggoro menerima Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang menyerahkan petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/P Tahun 2021 kepada Jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJAMSOSTEK. Ia menjelaskan dari kondisi jaminan sosial sekarang, pihaknya memiliki startegi besar dalam 100 hari pertama yang disebut Same Day Service.

“Kami dan Direksi BPJAMSOSTEK ingin memberikan dampak nyata yang langsung berdampak bagi tenaga kerja,” kata Anggoro yang dalam menjalankan tugasnya telah menetapkan jajaran direktur teknis yang membidangi masing-masing direktorat. Adapun nama-nama tersebut adalah Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi – Pramudya Iriawan Buntoro.

Sementara Direktur Keuangan – Asep Rahmat Suwandha, Direktur Umum dan SDM – Abdur Rahman Irsyadi, Direktur Kepesertaan – Zainudin, Direktur Pelayanan – Roswita Nilakurnia, dan Direktur Pengembangan Investasi – Edwin Michael Ridwan. Anggoro berharap sinergi positif yang terjalin dengan DJSN mampu meningkatkan kinerja BPJAMSOSTEK, untuk mewujudkan visi dan misi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada peserta.

“Dari sisi kepesertaan, kami akan memberikan dan memastikan kemudahan pendaftaran dan pembayaran bagi peserta. Dari sisi layanan, kami akan rebranding layanan mobile dan mengembangkan layanan fully digital yang memanfaatkan teknologi biometric, kami juga sangat concern dengan data dan kolaborasi,” tutur Anggoro.

BERITA REKOMENDASI