Sekolah Dilarang Beri Sanksi Siswa Nunggak SPP

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan kepada penyelenggara pendidikan jangan menjatuhkan sanksi apapun kepada siswa yang menunggak SPP di tengah pandemi covid-19.

“Membayar SPP memang kewajiban pelajar. Namun, pada situasi saat ini sangat tidak elok ketika pihak sekolah memberi sanksi siswa yang nunggak. Anak tidak boleh diancam apalagi diberi sanksi,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, dalam rilis yang diterima KR, Minggu, (24/1).

Menurut Retno, KPAI menerima beberapa orang tua murid yang anaknya tidak bisa mengikuti pelajaran karena menunggak SPP. Laporan itu, antara lain berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali. Melarang anak didik untuk mengikuti pelajaran karena nunggak SPP, harus dihindari. Karena UUD 45 mengamanatkan memperoleh pendidikan adalah hak setiap warganegara.

Masalah yang diadukan terkait SPP diantaranya menyangkut permintaan keringanan besaran uang SPP mengingat semua siswa belajar dari rumah (BDR) atau dikenal dengan istilah PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Dasar permintaan orangtua adalah karena terdampak ekonomi akibat pandemi covid 19.

BERITA REKOMENDASI