Semangat Kesederhanaan Natal, KPK Ingatkan Umat Kristiani Tidak Tamak dan Lahirkan Budaya Korupsi

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan ucapan selamat natal untuk seluruh umat Kristiani di Indonesia. KPK berharap, umat Kristiani meresapi esensi kesederhanaan Natal dan menjauhkan diri dari ketamakan penyebab budaya koruptif.

Firli mengatakan bahwa Hari Raya Natal, merupakan momen penuh makna akan nilai-nilai perjuangan, pengorbanan khususnya kesederhanaan, yang tentunya dapat dijadikan tauladan baik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam ajaran nasrani, Yesus disebutkan telah memperlihatkan kesederhanaan dalam hidupnya, seperti yang juga ditunjukkan Rasulullah Muhammad SAW, nabi akhir zaman yang dikenal sebagai sosok sederhana, meski beliau adalah pemimpin besar umat di dunia.

“Sederhana adalah sikap yang mengedepankan kebijaksanaan dalam memandang serta menjalani hidup dan kehidupan di alam fana ini. Sebaliknya glamoristik, sifat seseorang yang bergaya hidup ‘hedon’ dan gemar menonjolkan kemewahannya, sudah tentu tidak memiliki kebijaksanaan sehingga cenderung tergerak mengikuti hawa nafsu dan rasa tamak. Tamak atau ketamakan dapat mengamputasi sisi dan nilai-nilai kemanusiaan seorang manusia, merubah tabiat serta perilakunya menjadi rakus layaknya se-ekor tikus, tidak pernah puas karena selalu merasa kurang dengan apa yang sudah diperoleh atau dimilikinya,” ungkap Firli dalam rilis tertulis pada media, Minggu (26/12/2021).

BERITA REKOMENDASI