Semua Pihak Hargai Perayaan Tahun Baru

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan sejumlah arahan terkait perayaan Tahun Baru 2020. Ia meminta semua pihak saling menghargai baik yang merayakan maupun tidak.

"Silakan untuk dilaksanakan kegiatan masing-masing menurut pendapat saya ya. Kalau pergantian tahun Masehi, ini sudah diakui. Maka saya kira tidak ada salahnya merayakan itu," ujar Tito.

Tito menjelaskan masyarakat harus memahami apabila Indonesia merupakan negara yang plural dan mengakui perbedaan seperti yang tertera dalam Pancasila sebagai dasar negara. Tak ada larangan merayakan momen pergantian tahun masehi, pun dengan perayaan pergantian tahun agama lainnya.    

"Kalau kita cinta Indonesia, berarti kita juga harus cinta dan paham dengan sifatnya yang plural, berbeda suku, agama, ras. Kita harus menghargai saudara kita yang berbeda," demikian disampaikan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta,Jumat (27/12 2019)

Dia paham alasan pergantian tahun baru masehi tidak dirayakan sebagian kalangan. Masyarakat pun diminta menghargai sikap dan pandangan tersebut.    "Why not. Kita merayakan juga. Itu saya kira letaknya kita bertoleransi," kata dia

Adapun arahan Tito menjelang momen perayaan tahun baru ada tiga hal, yang pertama, ia meminta kepala daerah untuk membentuk posko pemantauan terpadu tahun baru 2020.

Kedua, Tito meminta peningkatan kualitas pelayanan publik tetap terpenuhi kepada masyarakat. Ketiga, Tito meminta pemerintah daerah bersiap menyambut tahun baru yang tertib dan aman.(ati)

BERITA REKOMENDASI