Serang Markas Koramil, Dadang Buaya Pincang Ditembak Polisi

Editor: KRjogja/Gus

GARUT, KRjogja.com – Dadang ‘Buaya’ yang viral saat membawa senjata tajam berupa samurai, pisau belati, dan golok yang mengancam petugas TNI dan Polri dengan mendatangi markas Koramil Pameungpeuk Garut, Jawa Barat, resmi jadi tersangka.

Aksi nekat yang dilakukan sekelompok preman di bawah komando Dadang Buaya yang mendatangi markas koramil Pameungpeuk, Garut, berujung pada tembakan polisi ke arah kaki Dadang.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah egrek, dua buah golok sepanjang 69 sentimeter, satu buah samurai sepanjang 70 sentimeter, juga minuman keras.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 28 Mei 2021 sekira pukul 10.00 WIB pada saat petugas dari Polsek Pameungpeuk menerima laporan adanya keributan di mana Dadang Buaya mengejar warga yang menyelamatkan diri masuk kedalam kantor Koramil 1119 Pameungpeuk yang merupakan seorang anggota TNI yang bertugas di Depok.

Saat tiba di depan Koramil, Dadang membuka pintu bagasi mobil belakang kemudian mengeluarkan senjata tajam.

Peristiwa itu dipicu saat Dadang akan memalak salah seorang warga yang merupakan kakak dari anggota TNI. Saat anggota TNI tiba di lokasi, Dadang bukannya mau berdamai, malah menjadi-jadi dan hendak menganiaya anggota TNI tersebut, hingga melarikan diri ke koramil lantaran khawatir dianiaya.

BERITA REKOMENDASI