Serba-Serba Septic Tank untuk Kebutuhan Sanitasi

Editor: Agus Sigit

 

Berbicara pembangunan baik itu hunian atau jenis bangunan lain, tentu banyak hal yang harus diperhatikan. Sebelum memasuki proses finishing seperti menentukan konsep interior bangunan, hal mendasar dan paling penting adalah menentukan kebutuhan akan sanitasi.
Sanitasi sendiri adalah kondisi kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan penyediaan air bersih atau air minum serta pengolahan dan pembuangan limbah dan juga kotoran manusia. Tujuan sanitasi ini agar manusia tidak bersentuhan langsung dengan kotoran serta bahan limbah berbahaya. Dengan begitu kesehatan masyarakat terlindungi serta sebagai upaya dalam menghentikan penularan penyakit melalui jalur oral.

Salah satu bagian sanitasi yang sangat penting pada unit hunian atau bangunan adalah tempat pembuangan kotoran manusia atau MCK (Mandi Cuci Kakus). Sanitasi yang bagus dapat didukung dengan adanya WC dan septic tank yang bagus dan juga memadai.

Kenapa WC atau Toilet portable yang memadai? Karena salah satu pilar sanitasi adalah tidak membuang air besar sembarangan. Dengan adanya WC dan Septic tank yang bagus dan memadai anda sudah membantu menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan di sekitar dan memberikan tempat khusus sebagai penampungan kotoran.

Apa itu septic tank?

Tangki septik atau biasa disebut septic tank merupakan tempat pembuangan kotoran biologis atau tinja yang dibuat dengan teknologi kedap udara. Dengan adanya septic tank kotoran yang dihasilkan dan yang terkumpul tidak mencemari lingkungan sekitar.

Tangki septik umumnya dibentuk seperti kolam dengan sekat yang dibagi menjadi beberapa ruangan dan ditempatkan di bawah tanah untuk menampung kotoran. Kenapa dibuat kedap udara? Hal ini bertujuan agar kotoran yang ditampung tidak mencemari air tanah atau sumber air dan juga tanah yang ada di sekitarnya.
Kenapa harus septic tank? Hal ini juga ditujukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang dampaknya dapat meningkatkan munculnya beragam masalah kesehatan. Tangki septik ini berguna agar bakteri seperti E-Coli, salmonella, dan jenis bakteri lainnya tidak tercampur pada sumber air atau tanah, yang efek buruknya dapat menyebabkan penyakit diare dan jenis penyakit berbahaya lainnya.

Secara sederhana, tangki septik akan menyimpan kotoran dengan aman dan membuatnya membusuk di dalam yang akhirnya menjadi musnah secara alamiah. Jadi air yang masuk ke dalam tangki dapat terbuang dalam kondisi lebih bersih dan bebas dari pencemaran bakteri.

Perawatannya sendiri, tangki butuh untuk dikuras dalam jangka waktu tertentu itulah mengapa kita butuh jasa sedot WC.

Mana lebih baik, septic tank bio atau septic tank konvensional

Dalam jaman yang serba maju dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, sanitasi juga memiliki teknologi baru untuk septic tank yakni septic tank bio. Evolusi ini membuat fungsi tangki septik menjadi lebih efisien dan juga lebih efektif, dan inilah yang menjadi pembeda septic tank biotech dengan septic tank konvensional.

Tangki septik konvensional memiliki cara kerja yang lebih sederhana, dimana potensi dalam mencemari lingkungan sangat besar. Cara konvensional biasanya membuat air lembah dapat langsung masuk dalam rembesan tanah, dan akibatnya air sumur tercemar kotoran dan menjadi bau.

Berbeda dengan septic tank bio yang ramah lingkungan. Tangki septic bio memiliki ruangan yang dirancang menjadi beberapa ruangan. Ruangan ini sleain menampung kotoran juga menjadi tempat dalam bagian filterisasi. Cara kerja filter ini menggunakan bakteri dan media cell yang dapat mengurai limbah menjadi cair. Hasilnya menjadi air bersih yang dapat tersaring dan dibuang dengan aman.

Metode septic tank bio ini selain tidak mencemari lingkungan, lingkungan sekitar dan sumber air menjadi tidak berbau dan tetap bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kelebihan Septic tank bio

Selain memiliki cara kerja yang lebih baik dan efektif dibanding jenis konvensional, ada beberapa kelebihan septic tank bio lainnya yang dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk kebutuhan sanitasi di rumah atau bangunan anda.

1. Tersedia dalam berbagai ukuran dan juga kebutuhan
Septic tank bio memiliki jenis ukuran yang berbeda dan dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari kebutuhan untuk lingkup kecil seperti keluarga untuk menampung kapasitas limbah 4 hingga 12 orang, atau yang lebih banyak bisa menampung kotoran limbah hingga 100 orang bahkan lebih.
Jadi septic tiank bio masih dapat anda manfaatkan untuk kebutuhan seperti hotel, fasilitas umum, pusat perbelanjaan dan lainnya.

2. Awet dan juga tahan lama
Septic tank biotech terbuat dari bahan seperti fiberglass yang tentunya anti korosi dan juga tidak mudah pecah. Dengan begitu ini akan memaksimalkan penggunaan dalam jangka waktu hingga bertahun-tahun.

3. Lebih hemat
Anda tahu? Sebenarnya septic tank konvensional terbuat dari beton yang mana selain berat juga proses pembuatannya lebih rumit dan memakan waktu lebih lama. Berbeda dengan pemasangan septic bio yang memiliki bentuk sederhana sehingga dapat memangkas waktu dan juga pengeluaran anggaran.

Jadi gimana? Masih ragu untuk berpindah ke septic tank biotech yang lebih efektif dengan teknologi yang lebih bagus. Kesehatan keluarga anda lebih utama dibanding harus mengorbankan biaya untuk memilih septic tank dengan kualitas kurang efektif.

BERITA REKOMENDASI