Seruan Tokoh Agama: Pemerintah Bantu Masyarakat Sektor Mikro Informal

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com– Tokoh agama minta pemerintah bantu masyarakat sektor mikro informal yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Demikian Ketua Umum Rabitah Alawiyah Habib Zen Umar Smith, dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/7/ 2021).
“Mereka mendesak dibantu karena gantungan hidupnya didapat dari harian. Bantuan mungkin bisa melalui skema bantuan tunai, sembako, bahkan subsidi listrik dan lain sebagainya,” ujar Habib Zen .
Dengan PPKM yang dijalankan secara maksimal di lapangan, lonjakan kasus COVID-19 bisa akan diatasi. Namun, di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh melupakan nasib masyarakat, khususnya yang bekerja di sektor mikro informal, seperti pedagang kecil, pedagang asongan, dan buruh bangunan.
Dia sangat berharap pemerintah segera membuat kebijakan yang memberikan perhatian besar kepada sektor ini karena masyarakat di lapisan ini umumnya memiliki keuangan dan modal sangat terbatas.
“Artinya jika mereka tak diperhatikan di tengah berbagai pembatasan ini akan membuat kehidupannya semakin sulit dan pelik,” ujar Habib Zen.
Upaya menjaga keselamatan jiwa bersama dalam kerangka pengendalian COVID-19 di Tanah Air saat ini harus dilakukan secara komprehensif. Artinya, di satu sisi pemerintah melakukan pengetatan atau pembatasan, namun di sisi lain juga memikirkan dampak luas yang ditimbulkan-nya.

BERITA REKOMENDASI