Siap Diproduksi, Indonesia  Sudah Punya Vaksin Covid-19

Upaya percepatan dalam melakukan produksi dalam waktu dekat akan mendatangi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Langkah itu harus ditempuh untuk memastikan izin produksi dapat segera dilakukan.

“Kita sudah punya jadwal dalam rangka untuk mempercepat izin edar BPOM RI,” katanya.

Langkah lain yakni memperinci angaran yang dibutuhkan dalam produksi. Dia menjelaskan, dalam proses produksi akan dilaksanakan oleh perusahaan obat terbesar yakni Kimia Farma.

“Kimia Farma yang akan produksi tergantung ketersediaan anggaran pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Nasih menyebut obat kombinasi tersebut telah melalui uji klinis yang dilakukan sejak Maret sebelum diberikan kepada PCPEN.

Unair telah menguji coba lima kombinasi obat penawar covid-19 kepada sebanyak 700 pasien, sementara BPOM hanya memberi persyaratan uji klinis diuji coba kepada 600 pasien.

“Jadi membutuhkan waktu 5 bulan untuk sampai hari ini,” ujar Nasih.

Teks foto: Kasad Jenderal Andika Perkasa saat menerima hasil uji klinis tahap ketiga dari Rektor Unair Mohammad Nasih. (Ati)

BERITA REKOMENDASI