Sidang DK PBB, Diplomasi Perdamaian Jadi Fokus Utama Indonesia

Di saat yang sama, Sekjen PBB berharap agar dapat dilakukan pendekatan yang integratif dan yang lebih peka terhadap potensi konflik, serta bersifat inklusif dan multidimensional dengan melibatkan peranan segenap aktor perdamaian.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Deputi Perdana Menteri atau Menlu Vietnam, Menlu Estonia, Afrika Selatan dan Jerman.

“Pandemi telah meningkatkan kerentanan negara-negara terdampak konflik. Beberapa negara bahkan terancam jatuh kembali ke jurang krisis,” demikian pernyataan Retno Marsudi pada Debat Terbuka Virtual Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Pandemi danTantangan Bina Damai yang diselenggarakan pada hari Rabu, 12 Agustus 2020.(*)

BERITA REKOMENDASI