Siswa Indonesia Raih Prestasi Dalam Kejuaraan Debat Pelajar Dunia 2020

Editor: KRjogja/Gus

Di babak penyisihan ke-2, dengan memperdebatkan mosi This house would pay additional benefits to families on welfare according to their child’s performance in school, tim Indonesia mengalahkan tim Kazakhstan. Pada babak penyisihan ke-3, Tim Indonesia mengalahkan tim Filipina dengan memperdebatkan mosi This house would replace human judgment with computer algorithms in criminal sentencing decisions.

Pada babak ke-4, Indonesia mengunci tiket ke babak eliminasi dengan mengalahkan tim Bangladesh dalam debat dengan mosi This house believes that mainstream search engines should refuses to list results with sexist, racist, or offensive content. Tim Indonesia kehilangan poin di babak penyisihan 5 dan 6 dengan dikalahkan tim India dan tim Malaysia.

Pada babak eliminasi, tim Indonesia tertantang dengan memperdebatkan mosi _This house opposes narrative sacrifice as a description of the work performed by essential workers during crisis (_war, pandemics, natural disaster_), Indonesia dikalahkan tim Amerika Serikat dengan skor 3-2. Dengan demikian tim Indonesia terhenti di babak Partial Double Octofinals dengan akumulasi skor 253, 64. Di divisi Maya OWSDC, skor tim Indonesia menempati peringkat 5.

Penghargaan best speaker dalam kategori ESL dan Open (kategori utama) merupakan prestasi yang pertama kali diraih oleh tim Indonesia. Prestasi ini meningkat dari tahun lalu saat Indonesia mendapat penghargaan Best EFL Speaker di Bangkok.

Puspresnas Kemendikbud tetap akan melanjutkan pembinaan tim debat Indonesia yang dipersiapkan untuk kompetisi selanjutnya. Pada tahun 2021 terdapat dua kompetisi debat dunia yang dilakukan secara daring yaitu OWSDC 2021 di bulan Februari dan Macau OWSDC 2021 di bulan Juli. (ati)

BERITA REKOMENDASI