Siswa Korban Banjir Tetap Ikut UN 2019

PONOROGO, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi menegaskan tidak memberlakukan dispensasi untuk siswa peserta ujian.

Menurut Muhadjir bencana banjir terjadi bertepatan saat para siswa sedang mengikuti ujian, dan latihan ujian untuk persiapan ujian tingkat nasional atau try out.  "Kelas 9 SMP,klas 12 SMA/SMKn tidak perlu diberi dispensasi ujian, tidak perlu kayaknya karena mereka bisa menyesuaikan diri, termasuk memberikan bahan bantuan untuk ujian sekolah," kata Muhadjir Effendy di sela mengunjungi siswa dan sekolah korban banjir di Ponorogo dan Ngawi.

Sebelumnya Mendikbud juga mengunjungi siswa dan sekolah korban banjir di Madiun dan segera memperbaiki fasilitas belajar bagi sekolah dan peserta didik terdampak bencana banjir .

"Sekolah-sekolah memang ada kerusakan tapi tidak fatal, atau hanya mengalami kerusakan ringan seperti buku-buku perpustakaan, alat elektronik, komputer, dan alat musik. Nanti dari pemerintah pusat akan ada bantuan, akan kita rumuskan terlebih dahulu, kerja sama akan dilakukan dengan kabupaten. Selain itu perlunya pengajaran mitigasi bencana di tingkat kabupaten. Pengajaran ini sebagai langkah preventif jangka panjang untuk penanganan bencana di masing-masing daerah. "Pengajaran ini saya anjurkan bapak bupati untuk memasukkan kurikulum pengajaran mitigasi penangananan banjir," jelasnya.

Pengajaran mitigasi bencana merupakan bagian dari pendidikan karakter di sekolah-sekolah di Indonesia. Pelaksanaannya bekerjasama dengan kementerian terkait untuk mengajar kebencanaan dengan integratif di luar kurikulum jam sekolah.

Materi pengajaran pendidikan mitigasi menyesuaikan dengan potensi bencana dari wilayah bersangkutan. Sehingga, para peserta didik mendapatkan bekal kebencanaan menyesuaikan dengan potensi bencana di wilayah masing-masing. "Seharusnya sekolah tanggap bencana ,kalau posisi sekolah di dekat sungai otomatis juga dipersiapkan antisipasi jika terjadi banjir",ujarnya.

Pemerintah menyiapkan 2000 paket bantuan untuk seluruh sekolah korban bencana. "Ini akan terus kita galakkan di tingkat nasional. Kalau ada wilayah potensial banjir ya diajari mitigasi bencana banjir, kalau di wilayah gempa ya akan diajari mitigasi bencana gempa, menyelamatkan diri dan melindungi diri dari gempa, erupsi gunung berapi akan diajari untuk mitigasinya. nanti akan diajari secara spesifik menurut bencana yang berpeluang," ujar Muhadjir Effendi . (Ati)

BERITA REKOMENDASI