SMKN 6 Yogyakarta Raih “CEO Terbaik” Nasional SMK Tahun 2021

Editor: Agus Sigit

JAKARTA, KRjogja.com – SMKN 6 Kota Yogyakarta Raih “CEO Terbaik” Nasional SMK Tahun 2021. Hadiah diserahkan oleh Dirjen Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto,kepada Wiwik Indriyani Kepala Sekolah SMKN 6 Yogyakarta, di Jakarta Senin (13/12 2021).

Penghargaan ini diberikan apresiasi pendidikan vokasi melalui program Anugerah CEO SMK Tahun 2021. Program ini bertujuan untuk untuk memberikan apresiasi kepada Kepala SMK yang telah berhasil mengimplementasikan konsep leadership, manajerial, enterpreneurship, dan kecakapan digital, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi bermaksud menyelenggarakan program Anugerah CEO SMK Tahun 2021.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi Kepala SMK dalam memajukan pendidikan vokasi serta diharapkan mampu memberi efek imbas kepada Kepala SMK lainnya untuk berprestasi dan berkinerja lebih baik.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Diksi) terus mendukung upaya peningkatan kualitas dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan vokasi di Indonesia salah satunya dengan mengembangkan kompetensi pimpinan satuan pendidikan vokasi melalui program Peningkatan Kapabilitas Manajerial Berbasis Industri.

Program Peningkatan Kapabilitas Manajerial Berbasis Industri ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu melalui kerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi bersama dengan 5 Perguruan Tinggi yang telah memiliki pengalaman dalam mendidik dan menjadi mentor dari para CEO atau calon – calon Entrepreneur dan memiliki reputasi yang baik ditingkat Nasional maupun Internasional.

Wikan Sakarinto menambahkan bahwa tantangan perkembangan dunia kerja sudah sangat cepat, apabila kita tidak adaptif dalam pemahaman tersebut nantinya kita akan tertinggal semakin jauh. Ini tentu saja diperlukan perubahan paradigma dalam ekosistem pendidikan di SMK khususnya, agar peserta didik dapat merasa nyaman dalam proses belajar untuk mengembangkan kompetensi dirinya.

Maka dari itu diperlukan sebuah terobosan-terobosan program terkait dengan pengembangan kompetensi utamanya dalam pengelolaan satuan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

BERITA REKOMENDASI