SNI untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh

JAKARTA, KRJOGJA.com – Setelah kurang lebih 1 tahun 8 bulan pandemi Covid-19 melanda, ekonomi Indonesia kini mulai menunjukkan peningkatan. Tercatat pada triwulan II tahun 2021, PDB tumbuh 7,07% dibanding tahun sebelumnya. Tren pertumbuhan tersebut harus dijaga bahkan ditingkatkan. Pemulihan ekonomi menjadi suatu komitmen bersama yang harus dilakukan sampai kondisi kembali normal.

Tekad pemerintah agar perekonomian segera pulih tercermin dari tema utama HUT RI tahun ini yakni Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Suatu tema yang menunjukkan nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik.

Dengan tekad tersebut, dalam rangka memperingati Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional (BMN), Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Peringatan Bulan Mutu Nasional dan Seminar Nasional Standardisasi di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (3/11/2021).

Acara ini merupakan upaya untuk membangkitkan kesadaran dan semangat masyarakat Indonesia akan pentingnya mutu dan infrastruktur mutu nasional. Tema Bulan Mutu Nasional 2021 yang sejalan dengan tema utama Hari Kemerdekaan RI adalah “SNI untuk Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh”.

Kepala BSN, Kukuh S. Achmad saat membuka BMN 2021 mengatakan melalui standardisasi dan penilaian kesesuaian, BSN menjadi pilar yang strategis untuk mengurangi dampak terburuk dari penyebaran Covid-19 dan menangkap peluang dibalik pandemi. Menjadi bangsa yang tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19 menjadi kunci keberhasilan untuk terus meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Dalam mendukung upaya-upaya kita menuju Indonesia terus bergerak menuju Indonesia maju, BSN telah menyediakan SNI, Standar Nasional Indonesia, pembinaan penerapan SNI dan laboratorium acuan. Acuan SNI untuk persyaratan kualitas alat perlindungan diri, persyaratan alat-alat medik untuk sistem pernafasan, serta Sistem Manajemen Bioresiko pada Laboratorium dan organisasi terkait lainnya. Pembinaan penerapan SNI disediakan tidak hanya untuk UMKM, tapi juga seluruh pelaku usaha. Laboratorium acuan disediakan untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain,” ujar Kukuh.

SNI

BERITA REKOMENDASI