Soal Banjir Jakarta, Ini Permintaan Menko PMK

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, meminta semua pihak untuk tak saling menyalahkan atas terjadinya musibah banjir yang melanda Jabodetabek ini.

Oleh karena itu Menko PMK Muhadjir Effendy meminta semua pihak tak menggunakan banjir sebagai isu untuk melukai dan menyerang pihak lain. Sebaliknya, ia ingin semua pihak bekerja sama dalam mengatasi banjir.

"Saya mohon semua pihak menahan diri untuk tidak menggunakan masalah banjir ini sebagai isu-isu yang saling melukai secara psikologis. Justru kita malah bahu membahu untuk mengatasi dengan secara tuntas masalah yang berdampak cukup fatal ini," demikian Menko PMK Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta  Kamis (2/1).

[Banjir Kampung Pulo]

"Banjir di Jakarta disebabkan cuaca ekstrem. Menurutnya, kondisi ini merata terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.Berdasarkan laporan dari BMKG hujan ini emang paling ekstrem dalam 20 tahun terakhir. Berdasarkan pantauan, karena itu banjirnya tidak hanya terjadi di Jakarta tapi hampir semua wilayah terdampak banjir," ungkapnya.

Seluruh kementerian terkait telah turun ke lapangan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan. Ia berharap agar banjir yang terjadi di awal tahun ini, dapat menjadi pembelajaran dalam mempersiapkan penanggulangan bencana yang lebih baik di masa mendatang.

"Kemenko PMK sudah ada prosedur tetapnya. Sudah bergerak baik Kemensos, dan juga BNPB juga sudah turun ke lapangan. Saya juga sudah melakukan pemantauan yang diperlukan," katanya.

"Insyaallah masalah banjir ini akan segera teratasi dan bisa dijadikan pelajaran tahun mendatang persiapan untuk menanggulangi bencana apakah yang diakibatkan bencana banjir gempa bumi, ataupun erupsi gunung harus dipersiapkan semaksimal mungkin" sambung Muhadjir.

 

 

Selain itu, ia juga meminta korban banjir dapat mengikuti proses evakuasi dari petugas, sehingga mendapatkan penanganan yang baik. Ia tak ingin nantinya masyarakat malah terkena wabah penyakit lantaran menolak untuk dievakuasi.

"Sebetulnya ini masalahnya terletak kepada kesediaan pihak tertentu yang memang seharusnya diungsikan. Jadi jangan keberatan dengan dalih tertentu untuk tidak mendapatkan penanganan dengan baik, apa pun alasannya, karena semua yang dilakukan pemerintah itu demi kebaikan mereka yang bersangkutan. Penyakit yang diakibatkan banjir," pungkasnya.(ati)

BERITA REKOMENDASI