Soal Kebocoran Data, Ini 4 Catatan Komisi I DPR

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi I DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak Facebook yang diwakili Vice President of Public Policy Facebook Asia Pasific, Simon Milner dan Kepala Kebijakan Publik Facebook untuk Indonesia, Ruben Hattari.

Dari pertemuan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini, Selasa (17/4/2018) itu, Komisi I DPR memberikan sejumlah catatan, yakni:

1. Kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook perlu diusut tuntas sehingga ke depan tidak terulang lagi penyalahgunaan data yang berpotensi merugikan pengguna di Indonesia. Sehubung hal tersebut, perlu kiranya untuk melakukan audit investigasi atas kasus tersebut.

2. Keamanan dan kerahasiaan data pengguna Facebook Indonesia merupakan tanggung jawab Facebook, sehingga pengguna Facebook Indonesia terlindungi dengan baik di dunia digital.

3. Model kerjasama antara Facebook dengan pihak ketiga harus mengedepankan perlindungan keamanan dan kerahasiaan data bagi pengguna di Indonesia serta pentingnya memberikan sanksi tegas ketiga yang melakukan pelanggaran perjanjian termasuk penyalahgunaan data pengguna.

4. Penyajian konten Facebook di Indonesia perlu memperhatikan kondisi sosial budaya Indonesia dengan menghilangkan semua konten negatif yang mengandung unsur kebohongan, pornografi, kekerasan, dan hal-hal yang berpotensi mengancam keamanan dan kedaulatan NKRI.

Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengatakan, catatan-catatan itu akan menjadi masukan Komisi I DPR RI dalam melakukan Rapat Kerja atau Rapat Dengar Pendapat dengan mitra Komisi I, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Kita akan panggil Kominfo karena isu ini sudah sangat urgen untuk dibahas. Selama ini ada yang suara untuk mensuspen (Facebook) yang muncul dari masyarakat maupun Parlemen. Nanti kita minta penjelasan Kominfo, langkah apa saja yang tepat kepada Facebook dalam memenuhi janjinya itu," kata Hanafi. (*)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI