Soal Mutasi Perwira, Gatot Beri Kesempatan Hadi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Bekas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sengaja memberi waktu kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk mengevaluasi mutasi yang dilakukannya sebelum turun dari posisi TNI-1.

Buktinya, Gatot belum melantik perwira-perwira tinggi itu meskipun sudah menandatangani Surat Keputusan bernomor (SK) bernomor Kep/982/XII/2017 pada 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan 85 Pati.

"Dan saya katakan sengaja saya tidak melantik karena memberikan kesempatan untuk Panglima yang baru, Pak Hadi, untuk mengevaluasi," tegasnya.

Lantaran itulah ia menganggap wajar ralat SK mutasi tersebut yang dilakukan oleh Hadi Tjahjanto. Selain memang diakuinya bahwa evaluasi atas mutasi tersebut merupakan hak prerogatif panglima.

Gatot kembali menegaskan, mutasi tersebut sudah melalui proses Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI dan merupakan keputusan dari sidang bersama. Selain itu, SK tersebut juga telah ditandatangani oleh seluruh Kepala Staf TNI, termasuk oleh Wakil Kepala BIN, Gubernur Lemhannas, dan pejabat lainnya. (*)

BERITA REKOMENDASI