‘Solution Maker’ Harus Tertanam Dalam Mindset Pebisnis

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Benang merah sociopreneur discussion series ke-4 dengan menghadirkan Peter Shearer, CEO dan Founder Wahyoo, sebuah start-up social enterprise yang berkembang sejak 2017 menyebutkan, hal paling utama yang harus tertanam dalam mindset seorang pebisnis adalah menjadi problem solver atau solution maker.

Dengan terlatih memberikan solusi, akan terpacu untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif yang merupakan karakter pengusaha, juga dalam jiwa seorang sociopreneur. Peter mengaku karakter solution maker adalah tuntutan yang harus ia hadapi saat memberikan pendampingan kepada para mitra Wahyoo.

“Namun, justru dengan terbiasanya mencari solusi, mereka terpacu menjadi lebih kreatif dan inovatif yang semakin memperkuat karakter dan jiwa pengusaha mereka. Kita harus melihat setiap masalah untuk dihadapi, bukan dihindari. Inilah yang membentuk jiwa pengusaha kita,” katanya dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Nadia Hasna Humaira, seorang penggiat sociopreneur sekaligus brand ambassador Padusi.id yang memandu diskusi ini mendukung pernyataan Peter tersebut. Menurutnya, saat seseorang membangun bisnis, pada dasarnya ia sedang membangun orang dan kemudian orang tersebut membangun bisnis. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa pada dasarnya sifat dasar manusia adalah saling menjaga.

“Saya sangat setuju dengan pernyataan Richard Branson bahwa jika Anda tidak membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain, maka Anda tidak boleh berbisnis,” ujar Nadia menyitir pernyataan sang legenda bisnis yang banyak menjadi inspirator pebisnis dunia. Nadia saat ini aktif mewadahi gairah para entrepreneur muda dalam merintis usaha berbasis social.

BERITA REKOMENDASI