Sosialisasi Permendagri Nomor 72 Tahun 2020

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah melalui Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menteri BUMN  Erick Thohir ,tengah menyiapkan startegi komunikasi publik soal vaksin Covid 19

 

 

 

 

Strategi dan berbagai inisiatif komunikasi publik tengah dilakukan, tidak hanya menggunakan media arus utama, juga media sosial untuk narasi proaktif mau pun menangkal misinformasi.

 

 

Demikian disampaikan

 

Menteri BUMN sekaligus Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir,di Jakarta Sabtu (5/12 2020)

 

 

Kementerian BUMN  bersiap untuk mendukung program vaksin mandiri bersama ekosistem kesehatan BUMN dan swasta, juga menyiapkan arsitektur sistem informasi.

 

 

Pemerintah dikatakannya menjadikan elemen komunikasi publik sebagai kunci dari keberhasilan program vaksinasi dan vaksinasi mandiri. Sejauh ini KPCPEN pun melakukan sosialisasi kebijakan dan rencana untuk menghadirkan vaksin COVID-19 dan vaksinasi.

 

 

“Strategi dan berbagai inisiatif komunikasi publik tengah dilakukan, tidak hanya menggunakan media arus utama, juga media sosial untuk narasi proaktif mau pun menangkal misinformasi,” tutur Erick Thohir.

 

 

 

Dalam menyampaikan informasi mengenai vaksin COVID-19, pihaknya pun melakukan sinergi pentahelix dengan melibatkan para gubernur, bupati dan wali kota serta merangkul tokoh agama, ahli, lembaga dan pengusaha.

 

 

Ia pun menekankan pentingnya sistem informasi satu data yang mengintegrasikan data dan platform dari berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari BPJS, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri hingga Kementarian Komunikasi dan Informatika.

 

 

Menurut dia, satu data vaksinasi dapat mencegah timbulnya zona abu-abu atau munculnya oknum yang ingin menyalahgunakan vaksin untuk keuntungan sendiri.

Dalam satu data vaksinasi, ia menegaskan rahasia pribadi harus diproteksi oleh negara.”Semua hal ini, visi, lompatan, kebijakan, inovasi, solusi, manfaat dan dampak perlu dinarasikan dan dikomunikasikan kepada publik,” tutur Erick Thohir.(ati)

BERITA REKOMENDASI