Sosialisasi Reformasi Birokrasi, Sesditjen Dikti Ajak Pegawai Implementasikan Slogan Dikti SIGAP Melayani

“Pelaksanaan Reformasi Birokrasi ini untuk mendorong kita semua di Ditjen Dikti supaya lebih cepat, tepat dan akurat dalam melakukan pelayanan secara profesional sesuai dengan tupoksi masing-masing”, jelas Paris.

Pelaksanaan program Reformasi Birokrasi di lingkungan Ditjen Pendidikan Tinggi sangat terkait dengan upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Untuk itu Paris mengajak seluruh pegawai untuk turut serta berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan mengimplementasikan berbagai program yang telah disusun dan direncanakan oleh satuan atas.

Selain itu, Paris juga mendorong masing-masing individu pegawai untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya kerja yang telah disepakati bersama. “Senyum semangat, Integritas, Gotong royong, Amanah dan Profesional atau SIGAP Melayani harus menjadi ruh setiap pegawai Dikti dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan terhadap masyarakat. Masing-masing individu diharapkan saling menginspirasi satu sama lain dalam internalisasi dan implementasi nilai-nilai SIGAP melayani,” pinta Paris.

Selain dukungan internal, pelaksanaan Reformasi Birokrasi, pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Ditjen Dikti juga didukung dan disupervisi oleh Sekretariat Jenderal dan Inspektorat Jenderal melalui berbagai kegiatan pendampingan.

Pada akhir paparannya, Paris berharap segenap pegawai Ditjen Dikti berpartisipasi aktif dalam survey maupun visitasi yang akan dilakukan oleh Kemenpan RB untuk menilai implementasi Reformasi Birokrasi, pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di lingkungan Ditjen Dikti.

Kegiatan sosialisasi Reformasi Birokrasi, Zona Integritas dan WBK/WBBM diakhiri dengan diskusi kelompok. Peserta kegiatan dipecah dalam berbagai kelompok untuk berdiskusi mematangkan rencana aksi dari masing-masing pegawai untuk implementasi dan internalisasi Reformasi Birokrasi, Zona Integritas, WBK/WBBM dan nilai-nilai budaya kerja yang telah disepakati.
(Ati)

BERITA REKOMENDASI