Sri Mulyani Janji Tertibkan Kucurkan Subsidi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjanji akan lebih disiplin dalam menyalurkan anggaran subsidi bagi masyarakat. Hal ini dilakukan sesuai masukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), juga guna menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tak melewati tiga persen di akhir tahun ini.

"Kesepakatan DPR dengan pemerintah menyampaikan bahwa subsidi harus sekian, ya harus sama-sama dilaksanakan. Kalau tidak dilaksanakan, maka akan berimplikasi pada penganggaran subsidi lebih besar," kata Sri Mulyani, Jumat (26/05/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku, kucuran subsidi memang cenderung melampaui APBN. Hal ini lantaran adanya perubahan harga terhadap komponen subsidi yang ditopang oleh pemerintah, seperti solar dan listrik.

"Anggaran subsidi, untuk solar, listrik, itu sudah ditentukan dari sisi jumlah. Namun, ternyata harga di pasar bergerak sehingga faktanya subsidi lebih besar dari yang dianggarkan," ucap Sri Mulyani.

Jika penganggaran subsidi lebih besar, menurut dia, BPK akan tetap menghitungnya, meskipun subsidi belum dibayarkan. "Ini berarti, konsep maksimum tiga persen defisit akan menjadi sangat harus diperhatikan," ungkapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI