Status Sinabung Masih Awas

Editor: Ivan Aditya

MEDAN, KRJOGJA.com – Sampai saat ini Gunung Sinabung masih bergejolak. Oleh karena itu, Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta agar masyarakat dan wisatawan untuk wasapada serta tidak mendekat dalam radius 3 kilometer dari puncaknya.

Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi ESDM, Kasbani, memaparkan hingga seminggu setelah letusan atau Rabu (09/08/2017) pukul 12 siang, tingkat aktivitas Gunung Sinabung masih pada level IV atau awas.

“Selain menjauhi puncak, masyarakat juga diimbau untuk membersihkan atap rumah dari abu vulkanis agar tidak roboh. Serta membersihkan tempat penampungan air agar dapat layak dikonsumsi,” kata Kasbani melalui keterangan tertulis dari situs resmi ESDM.

Kasbani lanjut mengatakan, masyarakat yang tinggal di sekitar sungai juga diminta berjaga, karena potensi banjir lahar masih mungkin terjadi. Pasca kejadian awan panas guguran pada 28 April 2015, kubah lava di puncak terus mengalami pertumbuhan. (*)

BERITA REKOMENDASI