Stok Beras Nasional Aman Hingga Desember

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan stok beras secara nasional menjelang Bulan Ramadan dan Idul Fitri 2020 aman dan tidak mempengaruhi inflasi nasional. Ia meyakinkan masyarakat tidak akan kesulitan mendapat bahan pokok di tengah implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melawan Covid-19 di Jakarta dan banyak kota lain.

“Secara nasional, stok beras saya pastikan cukup untuk kebutuhan masyarakat menjelang puasa dan Idul Fitri 1441 H bahkan sampai panen mendatang. Aman dan ‘mantul’ (mantap betul). Harga beras secara nasional sangat stabil, bahkan selama bulan Maret 2020 tidak menimbulkan inflasi,” kata Agus.

Menurutnya, stok beras nasional saat ini tersedia sebanyak 3,38 juta ton. Sebesar 1,42 juta ton beras tersimpan di Perum Bulog, sementara stok di penggilingan sebesar 1,2 ton, stok di pedagang sebanyak 728 ribu ton, di PIBC sebesar 28.431 ton, dan di Lumbung Pangan Masyarakat binaan BKP sebanyak 2.939 ton.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kementan dan pelaku usaha perbesaran. Saat ini di seluruh sentra produksi beras memasuki masa panen raya sehingga diperkirakan ada tambahan produksi mulai bulan Maret hingga Agustus 2020, sebesar 19,8 juta ton. Dengan demikian, kebutuhan beras diperkirakan sebesar kurang lebih 2,5 juta ton/bulan dan sebagai antisipasi panjangnya masa penanganan Covid-19, saya optimis stok dan produksi beras mencukupi kebutuhan nasional hingga akhir Desember 2020,” ujar Agus. (*)

BERITA REKOMENDASI